Mengapa Harus Online?

Sistem ini merupakan bentuk modernisasi dan transparansi demokrasi di Kecamatan Rumbai. Kendala dalam mengadakan pemilihan umum, sekarang dipersulit dengan kondisi pandemi COVID-19 yang tak kunjung reda membuat kami mengambil inisiatif dalam pelaksanaan pemilihan seperti RT, RW dan LPM yang berada di Kecamatan Rumbai. Jika dilihat dari persiapan tekhnologi dan komunikasi yang sudah canggih dan ketersediaan jejaring media yang sudah terintegrasi online, pemilu harus tetap dilanjutkan dengan menggunakan sistem online. Tidak ada alasan menunda proses demokrasi ditengah pandemi Covid-19.

Masalah Yang Sering Terjadi?

Menurut fakta yang telah dihimpun bahwa permasalahan dalam pemilu secara tradisional sangat beraneka ragam yang akhirnya banyak pihak yang membawa ke ranah hukum dan menjadi Perselisihan Hasil Pemilihan Umum. Banyaknya perselisihan tersebut dalam Pemilu yang dilakukan secaara tradisional antara lain disebabkan oleh beberapa faktor;

1. ketika proses pemungutan suara berlangsung banyak pemilih yang melakukan kesalahan dalam memberi tanda pada kertas suara akhirnya banyak kartu suara yang dinyatakan tidak sah.

2. proses pengumpulan kartu suara yang berjalan lambat, karena perbedaan kecepatan pelaksanaan pemungutan suara

3. proses penghitungan suara yang dilakukan juga berjalan lambat karena proses tersebut harus menunggu semua kartu suara terkumpul terlebih dahulu.

Permasalahan ini menunjukkan bahwa pemilu secara offline (memilih dengan cara contreng atau coblos) sangat rawan kecurangan, rawan suap atau sogok dan rawan manipulasi kertas suara, pembagian surat suara, penyimpanan surat suara, perhitungan hasil suara dan boleh dikatakan kecurangan sangat bisa terjadi.